Berdasarkan
pengalaman dan hasil observasi pra siklus yang telah dilakukan di SD Negeri
Lhang Suak pada kelas IV, ada beberapa permasalahan yang peneliti hadapi dalam
proses belajar mengajar di kelas, antara lain sebagai berikut : (1) siswa
kurang aktif dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar,(2)
khususnya pelajaran IPS, kurang menarik minat siswa sehingga dalam belajar IPS
sering dianggap suatu kegiatan yang membosankan, (3) siswa kurang memiliki keberanian
untuk bertanya dan menjawab pertanyaaan dalam menyampaikan pendapat ataupun
gagasan kepada orang lain, (4) kurangnya motivasi siswa untuk mengerjakan tugas
yang diberikan, (5) persentase ketuntasan belajar siswa sangat rendah, (6)
dalam kegiatan pembelajaran, guru tidak pernah menggunakan lembar kerja siswa
(LKS). Hal itu berpengaruh terhadap siswa, sehingga kurang terbentuknya
interaksi antar siswa dengan siswa lainnya, siswa hanya
sebagai objek belajar dan siswa hanya menerima transfer pengetahuan dari guru
saja.
Kelima permasalahan tersebut
terjadi karena selama ini, dalam proses belajar mengajar IPS kurang dikemas
dengan model ataupun metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan serta
kurang bervariasinya pembelajaran yang dilakukan guru. Dalam hal ini, proses
pembelajaran hanya didominasi oleh guru, tidak berpusat pada siswa, guru selalu
menggunakan metode pembelajaran langsung (ceramah), sehingga siswa kurang mampu
mengembangkan kompetensi dan kreativitasnya, kurangnya interaksi siswa dan
siswa lain, siswa dan guru dalam menyelesaikan masalah, siswa sebagai
pembelajar yang pasif. Karena aktivitas siswa dalam proses pembelajaran masih
rendah dan pada akhirnya, hasil belajar IPS siswa tidak maksimal dan masih jauh
dari yang diharapkan.
Rendahnya hasil belajar
IPS khususnya materi tentang perkembangan teknologi, bisa jadi disebabkan
karena rendahnya kualitas kegiatan proses pembelajaran di kelas. Pada umumnya
siswa masih belum terlibat aktif dalam pembelajaran. Hal ini terlihat
dari aktivitas siswa dalam belajar IPS. Siswa pasif dalam kegiatan belajar
mengajar, dimana jika diminta mengerjakan soal ke depan kelas siswa sebagian
besar tidak berani mengerjakan. Siswa juga terlihat tidak antusias ketika guru
menjelaskan materi pelajaran. Akibatnya sebagian besar siswa belum paham pada
materi yang diberikan. Ditambah lagi guru dalam mengajar pelajaran IPS selalu
mendikte pelajaran dan sangat kurang melakukan diskusi dan tanya jawab.
Berdasarkan uraian di
atas, maka perlu adanya usaha untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan
sekaligus lebih memberdayakan siswa, guna meningkatkan aktivitasnya dalam
setiap kegiatan proses belajar mengajar sehingga pembelajaran akan lebih
bermakna, dan menyenangkan serta bervariasi, misalnya dengan menggunakan Metode
diskusi kelompok dengan menggunakan media gambar agar siswa dapat berinteraksi
serta bekerjasama dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Diharapkan dengan
menggunakan metode ini, proses pembelajaran dan hasil belajar siswa dapat
ditingkatkan sekaligus untuk mengatasi permasalahan pembelajaran dalam kelas
Berdasarkan uraian diatas maka penulis mencoba mengadakan
penelitian perbaikan pembelajaran tentang “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Lhang Suak Pada Materi Perkembangan Teknologi Melalui Metode Diskusi Kelompok dan Media Gambar.

0 Response to "PKP S1 PGSD UT"
Post a Comment